Tampilkan postingan dengan label Faith and Hope. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Faith and Hope. Tampilkan semua postingan

Selasa, 12 Juli 2022

Melayang

"Semua berawal dari mimpi"

Itu adalah kalimat pertama yang sering diucapkan oleh orang-orang yang  sukses

Di masa yang akan datang, tidak lama lagi
Orang-orang akan berpikir terbalik 
Orang-orang yang sudah memiliki rumah akan menjual rumahnya untuk membeli rumah Digital

Perhitungannya : 
Membeli rumah digital lebih cepat memberi keuntungan
Dan dari keuntungan yang didapatkan 
25% untuk biaya  hidup, 
25% untuk biaya anak sekolah/kuliah
50% diputar di market  uang digital untuk mendapatkan keuntungan lagi.

Akan ada Hotel Digital atau Rumah Kost Digital yang kamar-kamarnya diperjual-belikan, 
akan ada mobil digital, motor digital
Dan semua yang serba digital

Aku membayangkan 
Tuhan tersenyum melihat fenomena yang terjadi di atas muka bumi yang Ia ciptakan

Sedang apakah manusia-manusia itu ?

Manusia tidak lagi berdoa untuk hasil  tanahnya dan hasil ternaknya tetapi berdoa untuk rumah digitalnya, Mobil digitalnya,
Coin digitalnya.

Aku memasukan uang kertas 5000 an yang telah kulipat rapih kedalam sebuah kardus yang telah dilubangi atasnya.
Rencananya setelah terkumpul cukup banyak  akan digunakan untuk membeli HP anak kedua ku yang telah hampir rusak

Aku tahu semua berawal dari mimpi
Dan apapun mimpiku
aku akan tetap meletakan Tuhan dalam hidupku dengan Se baik-baik nya,
Se nyata-nyata nya

Minggu, 01 September 2019

Anakku ada di Binus Universitas

Anakku ada di Binus universitas,
ditaruhnya anakku disana,
luar biasa.
Sebuah kampus swasta yang pasti berbiaya mahal tapi anakku tidak bayar,
kok bisa ? anakku mendapat beasiswa dari BCA Learning Institute yang bekerja sama dengan Binus Universitas, jadi beberapa pelajaran dan kegiatan diadakan di Binus Universitas.
aku berjanji gak mau sombong dengan bersaksi menggebu-gebu karena khawatir kesaksianku bernada sombong.

Kilas balik kebelakang, waktu si bungsu baru belajar berjalan dengan tubuh kecilnya, ayahnya berkata ; anak sekecil itu kapan gedenya ?
yeah, kamu enak, meninggalkan 3 anak tak perlu berlelah lagi,
Aku masih melanjutkan hidupku,
Dengan bantuan banyak orang, anak-anakku tumbuh besar,
Ini perjanjianku dengan Tuhan ; Aku mengerjakan bagianku  dan Tuhan mengerjakan bagianNya,
Bagianku adalah mengurus anak-anak sambil mencari sedikit nafkah dan bagian Tuhan adalah mencukupi semua kebutuhan kami, Caranya adalah cara Tuhan.

Aku merantau ke Bogor di usia 18 tahun,
menikah di usia 23 tahun dan tinggal di Bogor,
Kembali ke Cirebon di usia 38 tahun.
Setelah 32 tahun pernikahan plus kesendirian, sekarang anak bungsuku merantau ke Bogor di usia 18 tahun.
usia merantau kita sama dan di Kota yang sama,
Tapi nasib kita akan berbeda nak, nasibmu tak akan seperti nasib ibumu.

Pertama : karena kamu laki-laki
Kedua ; karena aku mendidikmu dengan kepercayaan diri.
si bungsu ini anak dengan masa kecil yang sangat baik, tidak pernah menangis, jika diajak pergi dia menunjuk mainan dan mengatakan ; mama nanti kalau punya uang beli itu ya ! dan kujawab, Ya.
Sekalipun kemudian tidak pernah membelinya dia tidak pernah menagih.

Saat usia 8 bulan aku pernah mambawanya naik kereta Jakarta-Cirebon,
dulu Jakarta-Cirebon 5 jam ditambah perjalanan dari rumah ke stasiun Bogor menuju ke Jakarta.
Sekitar 8 jam total waktu perjalanan,
membawa pakaian dibungkus 2 kantong kresek yg kekecilan sehingga jebol saat berlari naik ke lantai 2 di stasiun Gambir, Tidak mendapat tempat duduk, Tidak membawa bekal biskuit dan air minum, saat itu air mineral belum banyak seperti sekarang tapi si bungsu tidak menangis, tidak merengek dan tidak meminta makan/minum, Dia sempat mendongak melihat wajahku  kemudian menunduk lagi,
Mungkin ingin bertanya, kita sedang apa ma ? tapi saat itu dia belum bisa bicara .

Dia tumbuh remaja,
Masuk SMP Swasta dia senang sekali .
suatu hari ada retreat Gereja, harus bayar Rp 250.000, dan itu berat bagiku, kusarankan agar minta keringanan karena biasanya Gereja menawarkan keringanan tapi gengsinya sudah mulai tumbuh,
Dia menjawab ; teman-teman tahunya saya orang kaya ma, 
Hah ! ? aku tersenyum antara manis dan tawar.

Tepat beberapa hari sebelum retreat aku disuruh ikut seminar oleh " Bos " ku dari pagi sampai sore, dan pulangnya aku diberi amplop ( dalam hati sudah ikut seminar gratis masih diberi amplop )
pas dibuka isinya pas buat biaya retreat dan langsung kuberikan pada si bungsu.

Anak pertamaku aku ingat, dia makan cukup.
Anak kedua akupun ingat dia makan cukup bahkan lebih, Sedangkan si bungsu ? aku lupa, karena kamu minum ASI sampai  usia 2 tahun dan selalu menolak jika diberi makan, selepas ASI kamu tidak mau minum susu dalam botol atau gelas, kamu lebih memilih teh manis dan selebihnya aku lupa apa saja yang kamu makan. Aku hanya ingat kamu makan sangat sedikit dengan mangkok kecil dan kuah sayur itupun tidak habis tapi kamu bertumbuh besar, itulah mukjizat Tuhan terbesar dalam hidupku.

Sekarang Tuhan telah mengembalikan masa-masa kekurangan masa kecilmu,
ditempatmu kuliah disediakan 2 kali coffie break dan 1 kali makan siang dengan menu makanan yang lengkap ada prasmanan dan stall dan tentu saja stall mie ayam yang paling sering kamu datangi.
Minuman juice yang kamu suka disediakan dari bermacam buah, Ice cream cuing juga ada.

Tuhan telah mengembalikan masa-masa kekuranganmu.
Maha besar Tuhan dalam kuasaNya,  tak putus-putusnya aku mengucap syukur.
Terimakasih Tuhan untuk semua kebaikanMu dalam hidup kami.

Anakku ada di Binus universitas, kost di Sentul City dengan alam yang asri dan indah, disediakan shuttle bus untuk pergi-pulang dari BCA Learning Institute Sentul City ke Binus Universitas, menginap di Hotel jika jadwal padat. Kamu memiliki cukup uang karena kamu mendapat uang saku yang sangat cukup dari BCA Learning Institute.
kamu juga mendapatkan sebuah Laptop yang tidak murah, Laptop seharga 15.5 juta dengan software original, bagi kita sangatlah mahal.

Terimakasih BCA yang telah dengan niat tulus memberikan beasiswa pendidikan Tehnik Informatika dan akuntansi kepada anak-anak Bangsa.

Selasa, 18 Oktober 2016

Terang Tuhan sedang datang

Ingat
Saat kerusuhan Mei 1998
Kami, Umat Kristiani ( terutama keturunan Tionghoa )
Mengalami luka yang dalam, perih dan pilu

Dalam ketidakberdayaan kami hanya bisa berdoa
Gereja Gereja mengadakan menara doa
( doa yang dipanjatkan terus-menerus selama 24 jam, setiap hari )

Pdt. Ruyandi Hutasoit, melalui siaran radio maupun langsung kepada ummat menyerukan " lepaskan pengampunan, lepaskan pengampunan, lepaskan pengampunan "
agar Indonesia dipulihkan

Ingat
Ekonomi Indonesia terpuruk
Petani petani mengalami gagal panen
karena tanaman padi mereka dilahap oleh belalang pelahap
yang datang di malam hari
dan saat pagi lenyap, entah pergi ke belahan bumi yang mana
menyisakan berkas padi yang kosong
Harga barang barang melambung tinggi
BBM dan air bersih menjadi langka
pedang Tuhan sedang terhunus ke Bumi Indonesia

Dalam doa yang terus menerus Tuhan memberikan jawaban
dalam kitab

Hagai 2 : 7-10

(2-7) Sebab beginilah firman TUHAN semesta alam: Sedikit waktu lagi maka Aku akan menggoncangkan langit dan bumi, laut dan darat; 

(2-8) Aku akan menggoncangkan segala bangsa, sehingga barang yang indah-indah kepunyaan segala bangsa datang mengalir, maka Aku akan memenuhi Rumah ini dengan kemegahan, firman TUHAN semesta alam.

(2-9) Kepunyaan-Kulah perak dan kepunyaan-Kulah emas, demikianlah firman TUHAN semesta alam.

(2-10) Adapun Rumah ini, kemegahannya yang kemudian akan melebihi kemegahannya yang semula, firman TUHAN semesta alam, dan di tempat ini Aku akan memberi damai sejahtera, demikianlah firman TUHAN semesta alam."

Sekarang saatnya Indonesia bangkit
Terang Tuhan sedang datang di Bumi Indonesia
terutama di Bumi Papua
melalui Presiden Joko Widodo, segenap Menteri dan Staf
Tuhan memulihkam Indonesia
Tuhan memberkati Indonesia
Kemegahannya akan melebihi kemegahan yang telah lalu

Jumat, 30 September 2016

Patience

Empty heart
makes the heart vulnerable by minor injuries
close your eyes and feel
how good God in your life

Mental fatigue
make easy mentally weak and whiny
open your eyes and see
how many people suffer more than you

Saturation wait
create expectations collapse and despair
open your heart and feel
how many blessings God has given to you

Get up!
fill your heart with expectations
refresh your soul with the word of God
be patient and trust
that God promises yes and amen
God guide you step by step
up to the green pastures
to the land flowing milk and honey

Rabu, 12 Agustus 2015

Miraculously

Butterflies have wings that are fragile
but God allowed its to fly with wings fragility
miraculously

my body is stronger than butterflies
God has given me more
but ....
sometimes
my heart is fragile as butterfly wings

if the fragility of it came
I wanted to destroy myself
but as the Lord keep the butterfly wings are fragile for not destroyed
God will also keep my heart not to be destroyed
God will make me fly farther and higher
God will make me stronger
even more than the wings of an eagle