Tampilkan postingan dengan label Hope. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Hope. Tampilkan semua postingan

Senin, 23 Mei 2022

Catatan Kecil

Catatan Kecil

Bagaimana jika mimpimu  tidak menjadi kenyataan ?

Saat masih remaja, 
Kakak ketigaku  senang sekali menggunting dan mengumpulkan kertas dengan gambar-gambar desain rumah
Sekalipun sekolahnya hanya sampai kelas 1 SMP tapi dia memiliki mimpi yang besar,
Mimpinya adalah memiliki sebuah  rumah yang pada saat dia membuka pintu belakang maka terhamparlah kolam renang dan taman yang indah.

Terwujud kah mimpinya ?
Belum
Sampai saat ini mimpinya belum terwujud.

Ada 1 penghiburan untuk orang-orang yang mimpinya belum terwujud yaitu merenungkan cerita motivasi tentang kisah 3 pohon

Ada 3 pohon besar yang masing-masing memiliki mimpi

Pohon pertama bercita-cita ;
Jika suatu hari dia ditebang, dia ingin orang menjadikan dia sebuah peti harta karun yang sangat indah sehingga saat orang-orang menemukannya semua orang akan  terkagum-kagum memujinya.

Pohon kedua bercita-cita ;
Jika suatu hari dia ditebang, dia ingin orang menjadikan dia sebuah kapal pesiar yang sangat megah dan pembesar-pembesar Negeri ini akan naik keatas kapal dengan perasaan terkagum-kagum dan bangga 

Pohon ketiga bercita-cita ;
Jika suatu hari dia ditebang, dia ingin orang menjadikan dia sebuah tugu monumen yang tinggi yang dipasang di tengah kota dan  orang-orang yang melewatinya akan berhenti dan menengadahkan wajahnya keatas untuk melihatnya dengan perasaan takjub .

Tibalah saatnya ketiga pohon itu ditebang 

Pohon pertama ternyata kayunya hanya dibuat  menjadi tempat makan ternak dan diletakan disebuah kandang domba yang bau dan pengap

Pohon kedua hanya dijadikan perahu nelayan yang sangat sederhana dan diletakan ditepi danau bukan berlayar Di lautan luas.

Pohon ketiga hanya dipotong-potong lalu ditumpuk dan digeletakan
Dipinggir jalan tidak dijadikan apapun .

Waktupun berlalu, 

Kayu tempat makan ternak sudah kotor dan keropos.
Perahu nelayan sudah mulai  rusak banyak tambalan karena bocor.
Kayu yang diletakkan dipinggir jalan sudah berlumut
Dan . . . . . . . .
Merekapun melupakan mimpinya.

Sampai pada suatu hari
Tiba-tiba terdengar suara tangis bayi memecah keheningan malam lalu datang orang-orang dan mereka bersujud 
" Hai ! Mengapa kau bersujud didepanku, aku hanya sebuah palungan yang sudah lapuk "

Lalu Aku mendengar suara-suara mereka berbicara 

" Hah ! Apa ! Ternyata yang ada didalamku ini adalah bayi Raja diatas segala Raja, dan itu berarti aku lebih dikagumi daripada jika aku menjadi sebuah peti harta karun yang aku impikan itu, 
jadi ??? Mimpiku kini telah terwujud dan aku mendapatkan lebih dari yang aku impikan, lebih dari sebuah peti harta karun '. 


Dan berpuluh tahun kemudian saat perahu nelayan itu sudah sangat usang dan perahu itu tak pernah berharap apapun,
tiba-tiba pada suatu hari, terdengar suara seseorang duduk diatasnya dan berbicara kepada orang banyak

" Hai ! Ada apa ini ? Suara seseorang berkotbah, lalu orang-orang memanggilnya Guru ada pula yang memanggilnya Yesus, 
Yesus ??? Bukankah Yesus yang sedang dibicarakan banyak orang itu adalah anak Allah, juru selamat umat manusia, 
Sekarang dia ada diatasku, dalam perahuku ???

Jika demikian itu berarti, Mimpiku untuk menjadi sebuah kapal pesiar yang indah sekarang sudah terwujud dan ini lebih dari kapal pesiar karena yang naik perahuku bukan seorang Raja biasa tapi Raja diatas segala Raja.

Dan beberapa tahun kemudian onggokan kayu tua dipinggir jalan itu mendengar suara-suara keributan, orang-orang berteriak "Salibkan Dia ! Salibkan Dia !"
Lalu seseorang yang bertubuh Besar dan kuat menariknya lalu mengikatnya dengan kuat menjadi bentuk salib dan seseorang memanggulnya dengan terseok-seok, jatuh-bangun, jatuh, bangun lagi sampai kayu salib itu berada di atas bukit dan ditancapkan diatas bukit itu 

" Aku tidak mengerti, 
ada apa ini ??? Mengapa aku ditancapkan disini ? Ini bukit Golgota, bukit tengkorak, 
Aku tidak mau disini ! ".

Sampai pada  tengah hari saat cuaca tiba-tiba menjadi gelap
Lalu tubuh yang menggantung padaku menyerahkan nyawa Nya dan banyak orang menangisinya maka mengertilah aku,
Dia Yesus, Dialah Yesus !
Dan Sampai saat ini orang-orang mengenangku sebagai kayu Salib dan itu lebih berharga daripada jika aku menjadi Tugu yang terpasang ditengah kota.

Ya, itulah kisah  3 pohon yang menggambarkan bahwa kadang kenyataan hidup  tak sesuai dengan apa yang kita mimpikan tapi Tuhan mengubah cara apa yang tidak mungkin bagi manusia menjadi mungkin dengan cara Tuhan.

Apakah mimpiku ?

Saat aku kecil sampai remaja aku beribadah disebuah Gereja yang letaknya ada didalam sebuah gang kecil yang jalan masuknya terjal (hanya ada satu-satunya Gereja Di Desaku)
Setiap minggu hanya ada 1 kali ibadah dengan jemaat 3-8 orang yang semuanya wanita

Suatu hari, saat ibadah minggu yang kebetulan jemaat dewasa entah sedang pergi kemana dan hanya ada aku dan teman yang seumuran denganku.
Di Gereja kedatangan beberapa tamu, mereka adalah teman-teman gembalaku.
Lalu saat selesai Khotbah, gembalaku mengatakan bahwa mereka selama 3 hari ini hanya minum air dan tidak makan jadi jika jemaat memiliki sisa makanan, bawalah untuk kami.

(Untuk kebutuhan air pun gembalaku mengambilnya dari sumur umum yang ditimba, belum musim air mineral)

Selesai ibadah aku berunding dengan temanku (saat aku remaja belum musim dompet jadi biasanya membawa uang pas hanya untuk kolekte, uang kertas warna merah, seratus rupiah yang diselipkan di Alkitab)
Aku dan temanku memberanikan diri datang ke losmen penjual sate untuk menghutang 1 kodi sate kambing dan nasinya (dulu belum ada sate ayam karena belum ada ayam broiler).
Kami tidak kenal tapi ternyata penjual sate itu dengan mudahnya memberi kami hutangan sate dan nasi.

Sejak kecil sebagai jemaat GPDI aku tahu bahwa Hamba-hamba Tuhan yang melayani di daerah-daerah apalagi di pedalaman itu mereka sering tidak makan.
Karena itu mimpi masa kecilku adalah ;
Membantu pelayanan Hamba-hamba Tuhan yang ada di daerah yang kekurangan.
Mereka benar-benar suku Lewi yang harus ditopang oleh 11 suku yang lain.

Rutinitas hidup, perjuangan dan perjalanan hidupku membuat aku lupa pada mimpi masa kecilku

Selama puluhan tahun aku melupakan mimpiku, 

Sampai di satu titik
Seorang saudaraku yang memiliki suami seorang pendeta,
Tempat ibadahnya  di rumah kontrakan yang menurutku sangat tidak layak untuk tempat ibadah, mimbar pun berhadapan dengan kamar mandi yang pintunya sudah rusak

Suatu hari masuk seorang jemaat baru dan dia tergerak untuk membelikan tempat ibadah yang layak, dia menyerahkan uang 600 juta untuk membeli rumah, tanpa syarat dan hasil rapat memutuskan rumah atas nama Gembala.

Disitulah aku menangis 
Tiba-tiba aku mengingat mimpi masa kecilku,
Kapan aku bisa memberi ?
Di umurku yg 58 tahun ini aku baru sadar bahwa kemiskinan itu tidak hanya kugenggam sendiri tetapi kemiskinan juga berdampak pada orang lain karena menjadi miskin itu  berarti tidak bisa memberi.

Tuhan, Terimakasih telah mengingatkanku pada mimpi masa kecilku, 
Aku percaya Tuhan akan memberitahuku jalan-jalan yang harus kutempuh agar mimpiku terwujud
Sekalipun tubuhku  mulai menua, genggaman tanganpun sudah tak erat lagi karena rheumatik, seperti kayu-kayu yang telah lapuk itu.

Tapi aku percaya bahwa Tuhan memiliki cara yang ajaib untuk mewujudkan mimpiku.
Wujudkanlah mimpiku ya Tuhan
🙏🙏🙏

Saran ;
Kepada pembaca blog ini jika memiliki kerinduan untuk membantu pelayanan Di daerah-daerah yang berkekurangan bisa membantu melalui kitabisa.com progres pembangunan/penggunaan dana secara berkala akan dikirim melalui email. 

kitabisa.com adalah salah satu pemenang Kick Andy Heroes Award pada tahun 2022 .

Terimakasih






Minggu, 08 Agustus 2021

Nyesek

Nyesek

3 hari yang lalu, 
tidurku nyenyak sekali, 
Dan kepuasan tidur yang benar-benar membuatku seperti muncul dari tempat terindah di bumi ini
tetapi ada yang menyesak di dada, 
Mimpi yang belum selesai.

Bermimpi teman lama datang dan kami akan pergi bersama akupun berganti baju tapi sudah beberapa baju yang kucoba masih terasa belum cocok, 
terlintas dipikiranku baju berbunga warna ungu muda tapi baju itu ada dikamar sebelah, temanku menunggu diruang tamu depan kamar, sementara sedang berpikir bahwa aku harus keluar dari kamar ini untuk kekamar sebelah, aku terbangun.

Tidur yg nyenyak dan mimpi yang indah tapi menyesak didada karena mimpi itu belum selesai.
Hanya mimpi tapi nyeseknya luar biasa karena gagal untuk pergi bersama.
Dan mimpi itu tak mungkin bisa disambung kembali.
Padahal sudah puluhan tahun tidak bertemu, merasa senang saat bertemu sekalipun hanya dalam mimpi tapi mimpi itu terputus, 

Wahai tidur ! 
Tidak bisa kah menunggu  1 menit lagi atau mungkin 30 detik saja sampai aku menemukan baju yang cocok lalu kami pergi bersama.
Mungkin aku akan menegurmu dan mengungkit sikapmu, bahwa cinta kamu aneh, cinta itu harusnya mempertahankan bukan melepaskan.
Melepaskanku agar aku  memiliki kehidupan yang lebih baik, begitu katamu.

Wahai tidur ! Tidak bisakah 1 menit lagi atau 30 detik lagi, memberi kesempatan kepada kami untuk saling berbicara .
Tapi tidur tak mau menunggu lagi, membuatku terbangun dan meninggalkan sesak didada.

Aku membayangkan Bagaimana rasanya jika suatu hari 
Kisah perumpamaan 10 gadis pembawa pelita yang akan menyongsong pengantin pria  itu benar-benar terjadi dalam hidupku 

Dan  aku termasuk dalam 5 orang gadis yang tidak membawa persediaan minyak dalam buli- buli,
Saat aku sedang pergi membeli minyak karena kehabisan minyak, datanglah mempelai pria itu memasuki ruang perjamuan,
kami berlari agar tidak terlambat tapi dari tempatku berlari aku melihat pintu ditutup

Aku dan keempat temanku berteriak, tunggu !!!
Tapi pintu telah ditutup, 
Aku dan 4 temanku menggedor-gedor pintu itu,  meraung, menyesal, menangis histeris, tapi pintu tetap tertutup.

Itulah nyesek yang abadi, nyesek yang kehilangan segalanya, nyesek yang tidak akan ada kesempatan kedua dan itu bukan mimpi tapi nyata, 
terlepaslah Sorgaku untuk selama-lamanya.
Nyesek yang tidak bisa lagi diubahkan oleh apapun karena aku telah membiarkan  Kasih Karunia itu berlalu.

Seharusnya tetap kujaga dan kusimpan Kasih Karunis Allah itu dalam buli-buli hatiku

Janganlah itu terjadi dalam hidup kita dan kepada siapapun jadi sebelum terlambat, 
sebelum mengalami nyesek yang abadi, 
siapkanlah selalu minyak dalam buli-buli hati kita, 
Agar pelita hati kita tetap menyala, tetap menjadi terang sampai mempelai pria datang.

Dan Kita tidak pernah tahu
Kapan Mempelai Pria itu akan datang jadi bersiap sedia lah selalu.

Salam Sejahtera

Kamis, 01 Oktober 2020

Malam, dalam sebuah perenungan

Malam ini aku mendapatkan 
3 hal dari sebuah perenunganku

- Pertama, aku mengambil keputusan untuk berhenti berpartisipasi dalam perpolitikan di dunia medsos, 
Mengapa aku begitu giat membela dan mendukung Bapak Jokowi ?
Karena Bapak Presiden yang bersih tidak korupsi, bekerja sekuat tenaga untuk kemajuan Indonesia, di-hina, di-fitnah, di-bully, bahkan hendak di-makzulkan, 
Bagaimana rasanya jika orang tua kita diperlakukan seperti itu ? 
Tentu sebagai anak, aku akan berada dibarisan terdepan untuk membela orang-tua ku.

Tapi mulai malam ini aku memilih cara berbeda, 
Kutulis nama-nama manusia-manusia jahat dan nyinyir itu pada sebuah kertas putih lalu kubungkus kain putih lalu kuserahkan dibawah kaki Tuhan, bukankah Tuhan berkata 
" Diam dan duduklah dibawah kakiKu, Aku yang akan berperang melawan musuh-musuhmu ".
Dan aku memilih menjadi bagian yang bekerja dalam sunyi, percaya bahwa tangan Tuhan bekerja untuk Indonesia dan menjaga Indonesia, 

Sekalipun seribu bahkan beribu-ribu musuh menyerang tapi seorang putra terbaik bangsa ini akan tetap berdiri tegak dan semua musuh akan rebah, 
Percaya pada kekuatan kuasa Tuhan.
( Terimakasih untuk yang tetap giat membela dan mendukung bapak Presiden di medsos, teruslah garang karena diam bukanlah pilihan yang baik )

- Kedua menemukan akun "Gereja sesat" yang kerjanya mencari-cari kesalahan pengkotbah, kesalahan-kesalahan Gereja-Gereja
Akun itu tak berwajah, entahlah milik siapa ? 
Sudah ku DM " aku ingin melihat wajahmu " 😀 barangkali diwajahnya kulihat bulan setengah rusak.

Tuhan sudah menjelaskan dalam kitab wahyu, 
Ada 7 jenis/sifat gereja maka semua bergantung pada pribadi masing-masing, 
Hati dan iman kita condong kemana ?
Aku bersyukur menemukan seorang gembala tua yang sederhana yang berkeliling dengan mobil tuanya untuk melayani tanpa ada yang membayarnya. 
Iman sederhana itulah yang melekat kuat dalam jiwaku. 

Mungkin  jika suatu hari aku kaya raya, perpuluhan akan selalu ada dalam dompetku, tidak hanya sebulan sekali, mungkin sebulan berkali-kali
Jadi jika anda ( pemilik akun yang menganggap gereja-gereja lain sesat ) belum bisa memberi perpuluhan maka janganlah menjadi nyinyir, aku juga gak pernah memberi perpuluhan tapi belum pernah ada gereja yang mengusirku. 
Jadilah anak Raja yang kaya hati.
Terkadang lingkungan mungkin menyakitkan dan mengecewakan tapi janganlah jiwamu menjadi sakit.

- Ketiga, aku melihat sebuah foto keluarga, saat kulihat akunnya, ternyata aku sudah sering melihat YouTube nya,
Dia youtuber londo lucu karena fasih berbahasa Jawa. 
Sebuah keluarga yang harmonis, istrinya jauh lebih tua dan sangat sederhana.
Dan itu memberiku inspirasi bahwa jika Tuhan menghendaki tak ada sesuatupun yang mustahil, seperti syair sebuah lagu yang diambil dari Firman Tuhan

Ada waktu di hidupku
Pencobaan berat menekan
Aku berseru mengapa ya Tuhan
Nyatakan kehendakMu

Jalan Tuhan bukan jalanmu
Jangan bimbang ataupun ragu
Nantikan Tuhan jadikan semua
Indah pada waktunya

Hari esok tiada ku tahu
Namun tetap langkahku maju
Percaya Tuhan jadikan semua
Indah pada waktunya

Pada Tuhan masa depanku
Pada Tuhan ku s'rahkan hidupku
Nantikan Tuhan berkarya
Indah pada waktunya 

Mantan buleku mengatakan " di Australia tidak ada wanita yang meminta sesuatu pun (materi) kepada laki-laki, dan jika itu terjadi maka itu berarti wanita itu bukan wanita yang baik " 
Wanita hanya menerima jika diberi tapi tidak boleh meminta. Jadi sang wanita harus independen dan menerima apa adanya, 

Sayangnya buli2 hatiku terbuat dari pualam, 
Jika Maria Magdalena rela memecahkan buli-buli nya agar minyak narwastu mahal yang ada didalamnya bisa digunakan untuk mengurapi Yesus. 
Maka akupun lebih memilih memecahkan buli-buli pualamku untuk Tuhanku. 
Yang telah memberiku banyak dan yang telah membuat hidupku berarti.

Demikian 3 hal yang kudapat pada malam kemarin .
Merasa ramai dalam kesendirian dan merasa sendiri dalam keramaian, itulah aku.
Mendapatkan inspirasi yang tidak pernah berhenti karena selama manusia hidup, inspirasi adalah serbuk sari yang akan berubah menjadi bunga yang indah, layu dan gugur lalu tumbuh berbunga lagi, begitu terus menerus selama alam menyiram dengan hujan atau seseorang yang penuh cinta menyiraminya.

Senin, 03 Agustus 2020

13 Jam Lagi

13 jam lagi surat untukku akan datang, 
inilah permainan orang-orang usia setengah baya diseluruh dunia, 
Saling mengirim surat tanpa melihat wajah, 
Kecuali masing-masing telah sepakat untuk membuka diri, 

Semua orang butuh bercerita, semua orang ingin ceritanya ada yang mendengar, semua orang membutuhkan teman yang cocok

Aku ingat di masa mudaku dulu
Suratku paling banyak dari Eddy N  
Kalimat pembukanya selalu indah,  aku ingat kalimat pembukanya saat  memutuskan untuk melepaskanku karena alasan, aku masih muda (15 tahun) dan dia 23 tahun, kuliah tingkat akhir di Jogja, 
"Masa depanku masih panjang dan dia tidak mau egois dengan menahanku untuk memiliki kehidupan yang lebih baik" begitu katanya. 

Ini kalimat pembukanya 
"saat kamu membaca surat ini, maka aku sudah berada di Jogja kembali, maafkan aku . . . . ." Duh romantis sekali, sambil membaca ait mata pun mengalir 

Dan surat pembuka saat dia ijin untuk memiliki kekasih ( sudah bekerja di Bekasi )
"Kapal membutuhkan dermaga untuk bersandar, burung membutuhkan dahan untuk berpijak, semua membutuhkan perhentian, begitupun aku, aku membutuhkan tempat untuk berhenti" begitu tulisnya. 
Lalu aku membalas 
"Berhentilah dimana kamu ingin berhenti"

- Dari Tony T (sekarang di Surabaya)

- Dari Suhanto yang menulis puisi "Melatiku Bunga Semampai" karena itu aku memiliki blog dengan nama jasmineslender
(Dia sudah dipanggil Tuhan pada tahun 2001), 

Suhanto adalah pria berhati lemah, suatu hari dia mengirim surat kepada teman wanitanya Di SMP tapi teman wanitanya itu tidak membalas, sekali lagi dia menulis surat tapi tidak dibalas juga, 
Dari titik itulah dia menjadi laki-laki liar karena harga dirinya merasa diremehkan, 

Kenal denganku lalu menjadi pria alim, putus denganku menjadi liar lagi.
Dan diakhir hidupnya Tuhan ijinkan aku untuk menghubungi nya setelah 20 tahun tidak pernah berkomunikasi, 
Dia dalam kondisi memiliki hubungan dengan wanita bersuami, 
Tidak pergi ke Gereja karena merasa hidupnya penuh dosa , aku bertanya " lalu kapan kamu akan mulai menata masa depanmu ?"

Lalu beberapa bulan kemudian aku mendengar kabar dia meninggal karena kecelakaan, Dia pernah mengikuti ilmu kegelapan,
setelah meninggalkan ilmu kegelapan dia merasa sering diikuti oleh wanita berambut panjang, jika dia melihat kehadiran wanita itu, dia ketakutan dan mencari tempat persembunyian.

Tapi bersyukur kepada Bapa di Sorga karena diakhir hidupnya dia sudah dibaptis dan sedang rajin ikut pendalaman Alkitab. Lega rasanya hatiku saat  mendengar penjelasan dari kakaknya bahwa dia sudah menjadi anak Tuhan.

- Dari Soehodo K ( yang sejak 5 tahun yang lalu mengalami stroke, semoga Tuhan memulihkanmu ).

Membahagiakan diri sendiri adalah cara yang bijak, ( aku tidak bisa bebas keluar rumah karena anak penengah harus selalu ditemani), 
Aku harus selalu dirumah

Bahagia itu sederhana dan menciptakan kebahagiaan itupun mudah
Kadang orang-orang diumur senjanya menjadi cerewet atau mudah emosi dan aku mencoba membentengi diriku untuk tidak mengalami hal seperti itu, 

Aku harus terus merasa bahagia dalam usia menuju senja ini
Melalui usia setengah baya bukanlah hal yang mudah rasanya seperti mendaki bukit berbatu, langkah kaki yang berat, tulang tulang yang sakit, respon yang lambat, selera makan berkurang, 
kekosongan yang tiba-tiba menganga lebar, 
Timbul perasaan seperti berjalan di sebuah lorong panjang yang entah ujungnya dimana ? 
Dari lorong panjang itulah timbul kegelisahan dan perasaan ketidakpastian.

13 jam lagi surat untukku akan datang dan besok akan ada lagi, lusa akan ada lagi karena datangnya surat bergantung pada jarak tempuh 

Cerdasnya pembuat aplikasi ini, menolong orang-orang yang sedang berjalan  sendirian di lorong yang panjang untuk bisa melihat taman, cahaya, angin dan suara burung.
Setidaknya ada aktivitas baru diluar rutinitas hidup 

Apakah kalian pernah mendengar sebuah kisah,

Disebuah kamar Rumah Sakit,
2 orang pria tua dirawat disana.
Pasien yang dirawat didekat jendela selalu menceritan aktifitas orang-orang diluar jendela di seberang Rumah Sakit.

" Ada taman yang indah , anak-anak bermain dan berlari, ada yang duduk-duduk di kolam air mancur, bunga-bunga yang bermekaran, ada penjual balon dan penjual ice cream, 

Dan cerita itu membuat  pria tua lumpuh yang tidur di ranjang disebelahnya selalu bersemangat setiap kali dia mendengar aktifitas orang-orang diluar Rumah Sakit, 

Beberapa waktu kemudian pria yang dirawat didekat jendela itu meninggal dan pria tua yang dirawat disebelah nya meminta kepada perawat agar dia dipindah kedekat jendela, 
Lalu pria itu dengan segenap tenaganya mencoba mengangkat kepalanya untuk melihat keluar jendela, 

Betapa terkejutnya dia, karena apa yang dilihatnya tidak seperti yang digambarkan temannya yang baru meninggal, 
Lalu pria tua itu bertanya kepada perawat saat perawat datang memeriksanya 
" kemana taman indah yang selalu diceritakan oleh temanku itu ? 
Mengapa sekarang yang kulihat hanya tembok tinggi dan perawat itu menjawab 
" temanmu yang sesungguhnya itu tidak dapat melihat, 
dia buta".

Dari kisah ini bisa diambil sebuah kesimpulan bahagiakanlah orang lain dengan apa yang kita bisa.

13 jam lagi surat untukku akan datang tanpa aku membayar biaya post .
Dia bisa bercerita tentang taman, tentang bunga, danau, burung kolibri .

Dan aku ?
Apa yang akan aku ceritakan ?
Rumahku yang kecil dan panas, jalanan didepan rumah banyak kotoran kucing, disebrang rumah tempat penampungan sampah yang selalu penuh,

Haha ! tentu saja aku akan bercerita tentang rumah besarku Indonesia, tentang budaya, tentang Pulau, tentang keragaman dan keberagaman, tentang keimanan dan tentang banyak hal yang lain.

Jumat, 24 Januari 2020

Yang pergi dan kembali

Lagu-lagu Rohani  Pantekosta jaman dahulu sedang kudengar, entah mengapa selalu ada sukacita dan air mata saat mendengarnya . 

Terbayang saat kecil di sebuah gereja gubug, aku adalah gadis kecil cantik disana bahkan ada anak-anak pria berkelahi karena masing-masing mengaku bahwa aku adalah pacarnya. 
Saat itu di usia  sekitar 9 tahun. 

Dari pintu gereja itu aku melihat ayahku mengelus-elus ayam jagonya karena gerejaku persis menghadap pekarangan rumah ayahku. 
Aku tahu dia ayahku awalnya kata orang
Aku tak peduli tentang ayahku Aku menjalani masa kanak-kanakku dengan sukacita, kakiku selalu ringan melangkah karena aku merasa bahwa Tuhan ada bersamaku. 

Di masa dewasa aku memiliki 2 sisi watak, satu sisi sifat penurut dan mudah tersentuh  dan satu sisi sifat pemberontak dan emosi yang mudah meledak.

Mengapa malam ini aku menangis ? Karena Tuhan telah meluluhkan hatiku, 
emosiku yang mudah meledak terhadap laki-laki dan sifat berjaga dari disakiti sehingga cintaku tak pernah penuh 
Kini hilang lenyap 
Yang ada adalah penyerahan diri pada semua rencana Tuhan. 
Sebuah penyerahan diri secara penuh,
Aku tak akan lagi menjaga hatiku dan membalut hatiku dengan rasa curiga, menuntut lebih dan meminta dihargai 

7 tahun, masa-masa krisis usia setengah baya menguasaiku, gelisah, emosi, rasa ketidak-pastian. 
Tapi  betapa Tuhan mengasihiku, dikembalikannya seseorang yang aku cintai di usiaku yang ke 56 tahun, 
sebuah mukjizat Tuhan. 
Betapa disayangnya aku dalam segala keburukanku

Dahulu, di masa remajaku gembalaku tidak mau membezuk jemaat alasannya : jika ingin mencari Tuhan datanglah sendiri ke Gereja .

Jadi jika aku datang ke Gereja dan ada pendeta tamu, tapi jemaat hanya 3-4 orang , 
Aku keluar lagi mendatangi teman-teman yang tidak datang, mengajak mereka untuk datang sampai mandi nya pun aku tunggu.

Suatu hari ada 5 orang teman-teman gembalaku dari jauh, datang menginap dan saat ibadah gembalaku mengatakan bahwa mereka telah 3 hari ini tidak makan hanya minum air saja, dia mengatakan jika ada makanan berlebih bawalah untuk kami.

Remaja jaman dahulu belum memiliki dompet, aku hanya membawa uang selembar untuk kolekte yang kuselipkan di Alkitab, 
Akhirnya aku dan seorang temanku memberanikan diri mendatangi sebuah losmen tidak jauh dari Gereja, 
aku tidak kenal penjualnya tapi saat kutanya, 
Apakah boleh aku  menghutang sate kambing dan nasi bayarnya besok ? Ternyata boleh lalu dengan riang hati aku mengantarkannya ke Gereja, gembalaku dan  teman-temannya sangat senang .

Sering melihat kondisi sulit gembala-gembala Gereja Pantekosta di desa membuat hatiku 100% pantekosta. 
Lagu-lagu Pantekosta yang kadang hanya 1 bait  itu mampu menggetarkan hatiku, mengguncangkan bathinku  

lagu-lagu itulah yang membuat aku kuat, mengarungi badai hidup dan ombak besar disepanjang hidupku,
penghibur saat duka dan pemberi kekuatan saat aku lemah bahkan membuat kenyang disaat lapar
Itu sebabnya pendeta-pendeta dari Gereja Pantekosta kuat untuk tidak makan berhari-hari 

Puji-pujian yang diciptakan dengan kuasa Roh Kudus.
Memberiku kekuatan yang luar biasa.

Wellcome Keith, 
blog ini kubuat sejak tahun 2015 di awal awal aku meraung tak siap kamu meninggalkanku awalnya hanya untuk menulis segala perasaanku kepadamu tapi di perjalanan waktu, kamu pergi begitu jauh, aku pun pergi jauh dari kamu  
maka kuisi blog ini  dengan tulisan sosial-pilitik atau apa saja yang melintas dipikiranku

Kita pernah saling membuang, saling membenci, saling curiga, saling cemburu, bertengkar, saling menyakiti .
Sampai akhirnya aku sadar 
Aku harus turun ke dasar yang paling rendah, mengerti banyak hal tentang kamu tanpa berpikir bahwa itu adalah pengorbanan dan kebodohan 

Aku percaya : 
Jika Tuhan telah memberi maka Tuhan juga lah yang akan menolongku melalui jalan-jalan yang harus kulalui
Melewati jalan setapak maupun jalan yang lebar, jalan yang terjal maupun jalan yang licin
Tuhan pasti selalu ada di setiap musim hidupku.

Selamat Tahun Baru Imlek bagi teman-teman yang merayakan.

Senin, 18 Februari 2019

Seperjalanan bersama BTP Ahok

Yusuf sedang berada dalam satu ruangan dengan saudara-saudaranya.
saudara-saudaranya saling berpandang-pandangan karena tidak mengerti dan tidak tahu apa yang akan terjadi dalam hidup mereka, akan selamatkah ? atau akan mati bersama ?.

Sementara yang terjadi pada Yusuf,
Dia tak dapat menahan rasa rindunya pada adik kandungnya, dia ingin memeluknya dan ingin memeluk kakak-kakaknya tapi keharuan melingkupi dirinya.
Yusuf tak dapat menahan tangisnya, dia masuk kedalam kamar untuk menangis setelah puas menangis Yusuf membasuh wajahnya lalu keluar dari kamarnya, menemui saudara-saudaranya, menceritakan siapakah dia yang sebenarnya lalu ber tangis-tangisan lah semuanya bahkan tangisan Yusuf sangat keras sampai seluruh Istana mendengarnya.
itulah kisah keharuan sebuah pertemuan yang telah berpisah selama lebih dari 20 tahun .

Ribuan tahun kemudian saat seorang bernama Ahok BTP dipenjara maka penghiburan pun datang dari segala arah agar Ahok BTP mengingat kisah Yusuf bahwa Tuhan akan menjadikan segala sesuatunya indah pada waktunya.

Saat Yusuf dikeluarkan dari penjara dan Firaun mengangkat Yusuf menjadi Perdana Menteri diberinya lah Yusuf seorang istri.
Saat Ahok BTP  keluar dari penjara
maka diberinya lah juga seorang istri ( karena BTP Ahok  sudah tidak beristri )
tapi cacian, hinaan, kemarahan bahkan sumpah serapah terdengar sangat keras.

Yusuf tidak menyalahkan saudara-saudaranya  dan mengatakan bahwa semuanya telah ditentukan Tuhan dengan tujuan agar Yusuf menyiapkan segala sesuatunya untuk bisa  menyelamatkan seluruh kaum keluarganya dari kelaparan.

BTP Ahok pun tidak menyalahkan siapapun bahkan bersyukur telah dipenjara.
langkah selanjutnya biarlah Tangan Tuhan yang mengaturnya.
penghakiman yang terjadi saat ini bisa jadi membuat BTP
tinggal di sebuah Negri dan di Negri itulah BTP berkarya dengan tetap tidak melupakan Negri asalnya.
jadi teruslah melampiaskan semua kebencian kalian, hinaan kalian, fitnah kalian, sumpah serapah kalian. dan belasan tahun kemudian BTP akan mengatakan "  kalian tidak bersalah karena semuanya adalah bagian dari rencana Tuhan ".

Ketahuilah bahwa Tuhan tidak sekejam bayangan kalian, Pedang Tuhan tidak untuk membunuh tetapi untuk menyelamatkan dan Tuhan akan menghakimi dengan belas kasihan bukan dengan kebencian.
hukum-hukum Nya untuk dipatuhi tetapi tidak akan dibalaskan nya kesalahan kita dengan kebencian jika Tuhan mudah membenci lalu kepada siapakah kita berpegang.

Terimakasih telah membaca jika berbeda pemikiran maka biarlah waktu yang membuktikan.

Kamis, 16 Februari 2017

Panas setahun akan dihapus oleh hujan satu menit ?

Setelah kau buat Negri ini tak damai
setelah kau buat Negri ini hampir berdarah-darah
setelah kau ciptakan kegaduhan dan perpecahan
setelah kau buat pemerintah mengeluarkan dana puluhan milliard untuk aksi-aksi mu
setelah kau buat lelah para pendukung petahana
mereka berkeringat dan tenggorokan mereka kering
kantong mereka juga terkuras
kau tinggalkan bekas tapak kaki kecurangan
lalu kau poles dengan sebuah ucapan selamat
sebuah strategi untuk menyusun kekuatan lagi
yang entah akan sedahyat apa ?
setelah kau sebar rangkaian fitnah dalam lagu sendu
senandungmu tak pernah merdu
bagiku ucapan selamat mu pun tak kudengar merdu
semoga kamu sadar bahwa waktumu telah cukup

Senin, 27 Juli 2015

Step

Waiting for a miracle of God
is it the same with resignation ?
when I do not know anymore
where I have to stepping foot ? 
tears is the last step for me prostrate in silence and calm
God . . . . . . tell me
where my foot should stepping ?

Jumat, 08 Mei 2015

Remember


Psalms 8:3-4  When I consider thy heavens,
the work of thy fingers, the moon and the stars, which thou hast ordained;
What is man, that thou art mindful of him? and the son of man, that thou visitest him?

If a small insect just had a feeling,
why there are so many people who do not have feelings?
where are human feelings gone?
they drive around looking for the feeling,
but there is a feeling in his heart

take a look at the struggle of an ant trying to carry
his food into the nest,
the male bees die after marrying the queen bee,
a deer that ran maximal to escape from the pursuit of the tiger,
all fighting

Let's fight according to the capacity of each to the last line.
leaving traces that make people want to continue to remember of us
in a smile and happy

Remember !
God always remembers us and visitest us

Selasa, 21 April 2015

One day

Dear Ke'i

last Sunday I pray for you and your children
I always pray for you,
hope you keep in your faith
even if you have been let go
on one day
you will definitely be back
because God loves you
God does not will let you away

Ke'i
our love will not recorded in history
but the people who read this blog know
that my love is strong, my love steadfast, my love sincere
only to you
just for you

Senin, 13 April 2015

Please

Ke'i
if one day
I want to die and my spirit would not be separated
from my body before meeting with you
whether you want to come to hold my hand
to deliver me to heaven ?
would Ke'i ?
I miss you
it feels like to die

No !!!

Broken ? 
whether the human heart can be broken ?
the fracture was feeling
human heart remains intact

feelings ?
why human feelings could be broken? even destroyed, shattered ? destroyed by love, shattered by hatred, revenge, envy, resentment
real feelings can be controlled by common sense
if common sense ruled by love and faith in God then fled away
all feelings destroyed
and peace was feeling

I am not broken
I am not destroyed
I am not shattered
no ! no ! no !

Rabu, 01 April 2015

Trust

+  For what you come ?
--   I want to go back to You
+  where have you gone ?
--   I am looking for happiness out side of you
     but could not find
+   why do not you try to keep looking ?
--   no, I just wanted inside of you,
     out there people just want to crush my body and my heart
    
but You keep my wings for not broken
such pledge your word that, a weak reed drooping not you break
and almost extinguished the flame axis do not You put out
I am fragile, my flame only small but in Your hand
and in your will
I trust you will make me be great
and my flame will be light

Minggu, 29 Maret 2015

Winged


Me
a small butterfly
I want to fly high into the sky
and perched above the moon
then people on earth will look up
and they become an uproar
that the moon winged

Jumat, 06 Februari 2015

Higher

Lord ............lift me higher
Lord ........... take me flying higher
the place that I do not know
the place that I had never seen
a place that only You know
the place was called the future

Lord.............wherever you put me, lifting me higher
wherever you take me away, take me to fly higher
I believe Lord, that you love me
and would not let me lose
lift me more higher, Lord
take me fly higher
with you I believe
Lord ...........lift me higher

Senin, 02 Februari 2015

Indefinitely

Good morning my love
take your breath as long as you can
fresh air is often forgotten that it was a gift from God and free
this morning, like the previous days ,
I really miss you
my fingers could no longer touch the strings of your heart
you sped away leaving me

back to me my love
my love has never diminished
back to me my love
my love full round remains for you

I am waiting for you without time limit

Jumat, 30 Januari 2015

Pink

My life full with sheets of blue and purple
slightly pink sheets when I'm with you
pink sheet that make my heart soar
full hope and my excitement got up

Now ........ ....... .......
the pink sheets have covered the gray clouds
I pray God breathed immediately over me
so this gray clouds soon passed
and the sky shines in my heart again

God
please blow your breath over me
I want to see again
sheets pink colour in my heart

Kamis, 29 Januari 2015

Always and Forever

Broken heart will only make me be on the brink
broken heart will only make my steps weight
broken heart will only make my mind a blank
broken heart will only make me sore and swollen eyes
I had to keep myself from a broken heart
even though it has been mastered myself feeling 
rise or destroyed?
and I chose to rise
even though very heavy, painful
and jealousy are always visible
I have to hold the promise of God
that God will make everything beautiful in its time
I have to believe that at the threshold of this limit
you were there, and you will embrace me , love me
and we will be happy in eternal love
always and forever.

Selasa, 20 Januari 2015

Thank you Lord

Thank you Lord
for thou hast a speck of seed planted in my heart
seeds that will grow big, break through the impossibility
which will penetrate gap,long distance and limitations
Lord..... continue to grow the seed in my heart
firmly entrenched and fruitful
and I share my servants to people who do not know You
Sustain me  Lord 
by Your strength and power
not to falter and fall